Rabu, 25 Januari 2012

Sebuah Desa Bernama : Ngluwak

Tugu Desa Ngluwak
courtesey : my htb
Ngluwak..
pertama kali mendengar nama ini dari seorang yang sangat berarti bagi saya..
lucu ? aneh ? dan , entah asing saja..

Ngluwak, ada di Jatipuro

secara administratif, Ngluwak adalah sebuah desa yang terletak di Kelurahan Jatikuwung, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah..
hingga hari ini, sudah 2 kali saya mengunjungi desa ini..
kunjungan pertama saya, hmmm jujur hanya jauhhhhhhh saja yang terkenang..
tapi entah bagaimana, berbeda dari kunjungan ke dua saya pada hari Jumat 20 Januari lalu..
masih tetap jauh, namun saya menikmati..
dari Kota Solo, Ngluwak dapat ditempuh kira2 1.5 jam dengan sepeda motor atau kendaraan pribadi.. angka ini menjadi 2 kali lipat saat kita memilih bus luar kota dari Solo..
Keluar Kota Solo ke arah kampus UNS, terusss hingga masuk jalan atau daerah bernama Palur, lurussss hingga Gapura Gerbang masuk Kabupaten Karanganyar, terusssssssssssssss saja..
lalu sampailah pada Alun2 Karanganyar yang luar biasa ramai pada malam hari, maka kita harus berbelok, nah saya lupa ke mana harus berbelok, sepertinya sih ke kanan, cmiiw yaa..
lalu lurussss saja mengikuti jalan yang kiri kanan nya akan lebih banyak hutan dan sawah..
kontur jalan yang berliku dengan tikungan tajam yang lebih dari tujuh jumlahnya..
maka kita akan bertemu sebuah Kecamatan yang bernama Jumapolo..
sudah ? hmmm.. keliru...
menuju Ngluwak, dari Jumapolo masih harus menempuh perjalanan sekitar 15 menit dengan mobil, dan masih dengan kontur jalan yang sama..
begitu sampai, maka kemudian saya bertanya, benarkah saya masih ada dalam wilayah nusantara ? hehhhe..
ketika sudah berada di Ngluwak lebih dari sehari, dan menyempatkan diri bersama my htb berkeliling antero desa, maka kemudian kagum yang ada..

Ngluwak, pagi hari
betapa di daerah terpencil ini, semua roda kehidupan berjalan dengan normal tanpa pincang..
semuaakses informasi, transportasi, ekonomi, pendidikan berjalan dengan normal layaknya sebuah kota kecil..
hanya saja tiada pusat perbelanjaan modern dan mewah saja..
penduduknya ?
he drove me, look around the Ngluwak
harus saya katakan sekalipun kondisi geografis mereka begitu rumit, namun mereka bukan orang yang rumit..
keramahan mereka adalah keramahan khas penduduk desa yang saling pengertian juga tulus dalam ramah tamah..





the real sceneries of NNgluwak
bahkan saya sendiri, entah ya, tak terbayang andai saya besar dalam kondisi masyarakat seperti ini, mungkin egoisme saya tak kan menjadi-jadi seperti saya yang sekarang, hahha..
sayang saya hanya sehari semalam mampir di Ngluwak, tapi tak mengapa, toh insya alloh, dalam waktu dekat Ngluwak akan menjadi 2nd homeland saya setelah Semarang..



field are everywhere in Ngluwak
saat saya nanti sudah resmi dipinang oleh seseorang yang mengenalkan saya pada Ngluwak..


saya akan sering kembali ke Ngluwak, bersama nya..


menikmati Ngluwak bersama seseorang yang amat berarti bagi saya, yang saat ini saya sebut dengan My htb..
Wahyu Adi Wibowo, my other half..
aminnn
my other half

sebab, semua karena Ngluwak adalah my htb's sweet homeland..


n, my pictures bellow,captured in front of my htb's home sweet home..








blacktop//details
jegging//unbranded
greenscarf//unbranded
necklace//naughty
blackwatch//adidas
bangle//mirota
brownflip//NVD
mustardbag//hermes look alike
purplyglasses//unbranded
 xoxo

mungkinkah suatu saat saya akan berkantor di sini ?
jika mungkin, doakan saat itu saya sudah menjadi Kepala Dinas, yaaa
Enong WJ

2 komentar: